Pages

Showing posts with label Muslim. Show all posts
Showing posts with label Muslim. Show all posts

Wednesday, November 21, 2012

Doa Untuk Rakyat Palestina

-- Doa Untuk Rakyat Palestina yang Dipanjatkan oleh Adnan Oktar dalam Siaran Langsung Wawancara dengan Malatya TV pada tanggal 7 Januari 2009 --

Semoga Allah menganugerahkan persatuan dan kesatuan kepada seluruh dunia Muslim.

Dan semoga Dia mengabulkan hal ini segera, insya Allah. Semoga Dia memunculkan Imam Mahdi (as). Semoga Dia menurunkan Nabi Isa (as), insya Allah. Semoga Dia mempercepat kemunculannya. Semoga Dia menghentikan seluruh perang dan penghancuran di dunia dan memperlihatkan kepada dunia indahnya keadilan dan akhlak mulia Muslim.

Semoga Allah mempersatukan saudara Yahudi kita, saudara Nasrani kita dan seluruh dunia Muslim dalam kedamaian, keamanan dan persaudaraan. Semoga Dia mengilhami kaum Muslim agar cenderung kepada persatuan dan kesatuan itu, dan sangat merindukan hal itu. Semoga Allah mengarahkan mereka untuk teguh menghindari perpecahan. Semoga Allah menjadikan mereka berjuang siang dan malam dengan kecintaan dan semangat besar demi persatuan dan kesatuan. Semoga Allah memberi balasan saudara-saudara Palestina kita dengan gelar syahid. Semoga Dia menjadikan mereka memasuki Akhirat sebagai syuhada. Semoga Dia menyembuhkan yang sakit. Semoga Allah memberi mereka kesabaran, keteguhan dan keberanian. Semoga Allah menjadikan kedzaliman orang-orang dzalim berbalik menimpa diri-diri mereka sendiri dan menggagalkan mereka dengan mengaburkan penglihatan mereka, mengaburkan perkiraan mereka, mengaburkan pemikiran mereka, mengaburkan hati mereka, membelenggu hati mereka dan membelenggu lidah mereka. Semoga Allah menghapuskan kedzaliman Zionis ateis dan Freemason ateis. Semoga Dia menganugerahkan persatuan, kesatuan dan ukhuwah kepada seluruh dunia Muslim dan menjadikan mereka hidup bersama dalam kedamaian Insya Allah. Kita telah memasuki masa yang sangat luar biasa, insya Allah. Kita berada dalam bulan Muharram, insya Allah. Semoga Allah menggunakan bulan ini, dengan keberkahannya, sebagai sebuah wahana. Semoga Dia tidak pernah menjadikan kita menyimpang dari jalan Nabi (saw). Semoga Dia tidak pernah menjadikan kita menyimpang dari nilai-nilai ajaran Al Qur'an, insya Allah. Semoga Dia menganugerahkan keberlimpahan, kedamaian, keberanian, sikap tidak berlebihan, keteguhan dan pantang menyerah di hadapan penderitaan serta akhlak mulia sejati kepada seluruh kaum Muslim insya Allah.


amiin.. ya Rabbal.. 'Alamiin..

Friday, August 10, 2012

Rahasia Kitab Lauhul Mahfudzh ﷲ♥♥

Al-Quran Kalamullah

Sejauh ini, kita telah menyaksikan kesimpulan ilmu pengetahuan tentang alam semesta dan asal-usul makhluk hidup. Kesimpulan ini adalah bahwa keseluruhan alam semesta dan kehidupan itu sendiri diciptakan dengan menggunakan cetak biru informasi yang telah ada sebelumnya.

Kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan modern ini sungguh sangat bersesuaian dengan fakta yang tercantum dalam Al-Quran sekitar 24 abad yang lalu. Dalam Al-Qur'an, Kitab yang diturunkan kepada manusia sebagai Petunjuk, Allah menyatakan bahwa Lauhul Mahfuzh (Kitab yang terpelihara) telah ada sebelum penciptaan jagat raya. Selain itu, Lauhul Mahfuzh juga berisi informasi yang menjelaskan seluruh penciptaan dan peristiwa di alam semesta. a

Lauhul Mahfuzh berarti "terpelihara" (mahfuzh), jadi segala sesuatu yang tertulis di dalamnya tidak berubah atau rusak. Dalam Alquran, ini disebut sebagai "Ummul Kitaab" (Induk Kitab), "Kitaabun Hafiidz" (Kitab Yang Memelihara atau Mencatat), "Kitaabun Maknuun" (Kitab Yang Terpelihara) atau sebagai Kitab saja. Lauhul Mahfuzh juga disebut sebagai Kitaabun Min Qabli (Kitab Ketetapan) karena mengisahkan tentang berbagai peristiwa yang akan dialami umat manusia.

Dalam banyak ayat, Allah menyatakan tentang sifat-sifat Lauhul Mahfuzh. Sifat yang pertama adalah bahwa tidak ada yang tertinggal atau terlupakan dari kitab ini :

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh). (QS. Al An'aam, 6:59)

Sebuah ayat menyatakan bahwa seluruh kehidupan didunia ini tercatat dalam Lauhul Mahfuzh :

Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun di dalam Al Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan. (QS. Al An'aam, 6:38)

Di ayat yang lain, dinyatakan bahwa "di bumi ataupun di langit", di keseluruhan alam semesta, semua makhluk dan benda, termasuk benda sebesar zarrah (atom) sekalipun, diketahui oleh Allah dan tercatat dalam Lauhul Mahfuzh :

Kami tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Alquran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun seeasr zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebi besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh). (QS. Yunus, 10:61)

Segala informasi tentang umat manusia ada dalam Lauhul Mahfuzh, dan ini meliputi kode genetis dari semua manusia dan nasib mereka :

Mereka (tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir: “Ini adalah suatu yang amat ajaib”. Apakah kami setelah mati dan setelah menjadi tanah (kami akan kembali lagi?) , itu adalah suatu pengembalian yang tidak mungkin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang dihancurkan oleh bumi dari (tubuh-tubuh) mereka, dan pada sisi Kamipun ada kitab yang memelihara (mencatat). (QS. Qaaf, 50:2-4)

Ayat berikut ini menyatakan bahwa kalimat Allah di dalam Lauhul Mahfuzh tidak akan ada habisnya, dan hal ini dijelaskan melalui perumpamaan :

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Luqman, 31:27)

Fakta-fakta yang telah di paparkan dalam tulisan ini membuktikan sekali lagi bahwa berbagai penemuan ilmiah modern menegaskan apa yang diajarkan agama kepada umat manusia. Keyakinan buta kaum materialis yang telah dipaksakan ke dalam ilmu pengetahuan ternyata malah ditolak oleh ilmu pengetahuan itu sendiri.

Sejumlah kesimpulan ilmu pengetahuan modern tentang "informasi" berperan untuk membuktikan secara obyektif siapakah yang benar dalam perseteruan yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Perselisihan ini telah terjadi antara paham materialis dan agama.

Pemikiran materialis menyatakan bahwa materi tidak memiliki permulaan dan tidak ada sesuatu pun yang ada sebelum materi. Sebaliknya, agama menyatakan bahwa Tuhan ada sebelum keberadaan materi, dan bahwa materi diciptakan dan diatur berdasarkan ilmu Allah yang tak terbatas.

Fakta bahwa kebenaran ini, yang telah diajarkan oleh agama-agama wahyu – seperti Yahudi, Nasrani dan Islam – sejak permulaan sejarah, telah dibuktikan oleh berbagai penemuan ilmiah, merupakan petunjuk bagi masa berakhirnya atheis yang sebentar lagi tiba. Umat manusia semakin mendekat pada pemahaman bahwa Allah benar-benar ada dan Dialah yang "Maha Mengetahui". Hal ini sebagaimana pernyataan Al-quran kepada umat manusia dalam ayat berikut :

Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi? ; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauhul Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah. (QS. Al Hajj, 22:70)

Wallahu'alam bishawab

Friday, June 29, 2012

Orang yang Akan Mendapatkan Doa Malaikat

Percaya kepada malaikat adalah termasuk salah satu rukum iman. Ada malaikat yang ditugaskan berdoa kepada makhluk manusia, dan sudah tentu seseorang yang didoakan malaikat mendapat keistimewaan.

Orang-orang yang akan mendapatkan doa malaikat itu adalah :
  1. Orang yang tidur dalam keadaan suci,
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Siapa yang tidur dalam keadaan suci, malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa: Ya Allah, ampunilah hamba-Mu ini karna dia telah tidur dalam keadaan suci."

  2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu solat,
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu solat, selama ia berada dalam keadaan suci, kalangan malaikat akan mendoakannya: Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia."
    .
  3. Orang yang berada di saf depan solat berjemaah,
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat-Nya berselawat ke atas (orang) yang berada pada saf depan."
      
  4. Orang yang menyambung saf pada solat berjemaah (tidak membiarkan kekosongan di dalam saf),
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat selalu berselawat kepada orang yang menyambung saf."
       
  5. Kalangan malaikat mengucapkan Amin ketika seorang imam selesai membaca Al-Fatihah,
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Jika seorang imam membaca.. (ayat terakhir al-Fatihah sehingga selesai), ucapkanlah oleh kamu 'aamiin' karena siapa yang ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, dia akan diampuni dosanya yang lalu."
           
  6. Orang yang duduk ditempat solatnya selepas melalukan solat,
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Kalangan malaikat akan selalu berselawat kepada satu diantara kalian selama ia ada di dalam barisan solat, tempat dimana ia melakukan solat."
     
  7. Orang yang melakukan solat Subuh dan Asar secara berjemaah,
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Kalangan malaikat berkumpul pada solat Subuh lalu malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga Subuh) naik (ke langit) dan malaikat yang bertugas pada siang hari tetap tinggal.
    Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu solat Asar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga solat Asar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal lalu Allah bertanya kepada mereka: “Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?”
    Mereka menjawab: Kami datang di saat mereka sedang melakukan solat dan kami tinggalkan mereka di saat mereka sedang melakukan solat, ampunilah mereka pada hari kiamat."
                 
  8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa pengetahuan orang yang didoakan,
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Doa seorang saudaranya yang dilakukan tanpa pengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, malaikat itu berkata 'Aamiin' dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan."

  9. Orang yang membelanjakan harta (infak),
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali dua malaikat turun kepadanya, satu diantara kedua-duanya berkata: Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak."

  10. Orang yang sedang makan sahur,
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat-Nya berselawat kepada orang yang sedang makan sahur."

  11. Orang yang sedang menjenguk (melawat) orang sakit,
    Rasulullah s.a.w bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya dan Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan berselawat kepadanya di waktu siang hingga petang dan di waktu malam hingga Subuh."
Itulah diantara mereka yang mendapat doa malaikat. WAllahu'alam. Semoga kita bisa termasuk salah satu diantaranya... InsyaAllah.
Wassallam,

Sumber:
Media, Blog Bukan Sekedar Hiburan: Serius Islam, Maret 2012.

Sunday, March 4, 2012

10 Karakter Muslim / Muslimah Sejati

Al-Qur'an sebagai tuntunan hidup

Karakter ini merupakan pilar pertama terbentuknya masyarakat Islam maupun tegaknya sistem Islam dimuka bumi serta menjadi tiang penyangga peradaban dunia.

Kesepuluh karakter itu adalah :
  1. Salimul Aqidah,
    yaitu bersih akidahnya dari sesuatu hal yang mendekatkan dan menjerumuskan dirinya dari lubang syirik.
  2. Shahihul Ibadah,
    yaitu benar Ibadahnya menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah serta terjauh dari segala Bid’ah yang dapat menyesatkannya.
  3. Matinul Khuluq,
    yaitu mulia akhlaknya sehingga dapat menunjukkan sebuah kepribadian yang menawan dan dapat meyakinkan kepada semua orang bahwa Islam adalah Rahmat bagi seluruh alam (Rahmatan Lil Alamin).
  4. Qowiyul Jismi,
    yaitu kuat fisiknya sehingga dapat mengatur segala kepentingan bagi jasmaninya yang merupakan amanah / titipan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
  5. Mutsaqoful Fikri,
    yaitu
    luas wawasan berfikirnya sehingga dia mampu menangkap berbagai informasi serta perkembangan yang terjadi disekitarnya.
  6. Qodirun ‘alal Kasbi,
    yaitu mampu berusaha sehingga menjadikannya seorang yang berjiwa mandiri dan tidak mau bergantung kepada orang lain dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya.
  7. Mujahidun Linafsihi,
    yautu bersungguh-sungguh dalam jiwanya sehingga menjadikannya seseorang yang dapat memaksimalkan setiap kesempatan ataupun kejadian sehingga berdampak baik pada dirinya ataupun orang lain.
  8. Haritsun ‘ala Waqtihi,
    yaitu efisien dalam memanfaatkan waktunya sehingga menjadikannya sebagai seorang yang pantang menyiakan waktu untuk melakukan kebaikan, walau sedetikpun. Karena waktu yang kita gunakan selama hidup ini akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT.
  9. Munazhom Fii Su’unihi,
    yaitu tertata dalam urusannya sehingga menjadikan kehidupannya teratur dalam segala hal yang menjadi tanggung jawab dan amanahnya. Dapat menyelesaikan semua masalahnya dengan baik dengan cara yang baik.
  10. Naafi’un Li Ghairihi,
    yaitu bermanfaat bagi orang lain, sehingga menjadikannya seseorang yang bermanfaat dan dibutuhkan. Keberadaannya akan menjadi sebuah kebahagiaan bagi orang lain dan Ketiadaannya akan menjadikan kerinduan pada orang lain.

Mudah-mudahan dengan kesepuluh karakter yang dikemukakan diatas menjadikan kita termotivasi untuk dapat merealisasikannya dalam diri kita. Amin.

Wassallam,