Pages

Wednesday, November 21, 2012

Allah Maha Pencipta Segalanya

Tuhan kita adalah Dia (Allah) yang telah menempatkan miliaran potongan informasi di tempat yang begitu kecil sehingga mata kita tidak bisa melihatnya. 

Allah adalah Dia yang telah menciptakan hidung, telinga, mata, rambut, kaki, tangan dan seluruh bagian organ tubuh kita. 

Dia pula yang menciptakan keluarga, orangtua, saudara, teman, guru dan orang-orang yang kita cintai. 

Allah telah menciptakan makanan yang kita sukai seperti cokelat, kue, permen dan buah serta sayuran yang dapat membuat kita sehat dan kuat. Jika Allah tidak menciptakan coklat maka niscaya kita tidak akan pernah tahu bagaimana rasa coklat. 

Allah juga telah memberikan kita indra perasa yaitu lidah. Jika Dia tidak memberi kita indra ini maka kita tidak akan bisa merasakan rasa makanan yang kita makan. Itu akan tetap sama saja rasanya apakah kita makan kentang atau kue. Allah tidak hanya menciptakan indra pembau untuk mencium harum dan lezatnya aroma makanan namun Dia juga telah memberikan kita kemampuan yang memungkinkan untuk menikmati makanan tersebut yaitu indra pengecap atau lidah. 

Anda suka beberapa hal, dan Anda menikmati serta menganggap mereka sebagai hal yang menyenangkan. Sebagai contoh anda menikmati kue atau makanan yang anda makan, menikmati permainan yang anda mainkan bersama keluarga atau teman-teman, dan menikmati indahnya jalan-jalan bersama orang-orang yang Anda cintai. Anda tidak boleh lupa bahwa Allah-lah Yang memungkinkan Anda untuk menikmati hal-hal seperti itu. 

Karena Allah memiliki rahmat yang besar bagi Anda, Dia selalu memberikan Anda hal-hal yang menyenangkan dan indah. 

Pada awalnya anda tidak ada. Bayangkan, dimana tempat anda sebelum dilahirkan? Saat itu anda bukan apa-apa! Lalu Allah menciptakan anda. Dia membuat anda dari ketiadaan. 

Kemudian kita harus bersyukur kepada Allah untuk setiap waktu yang kita nikmati dalam kehidupan ini. Dalam segala sesuatu yang kita nikmati dan cintai, kita harus mengingat Allah, dan berkata, "Ya Allah aku bersyukur kepada-Mu untuk semua pemberian yang telah Engkau berikan". Jika kita menemukan sebuah situasi yang tidak kita sukai, kita kembali harus berdoa kepada Allah, karena Dia adalah satu-satunya yang paling tahu mana yang terbaik untuk kita. 

Allah selalu mendengar doa-doa kita dan mengabulkannya, karena Dia selalu tahu apa yang ada di pikiran kita. Sewaktu membaca artikel ini misalnya, Anda berpikir tentang beberapa hal, tetapi jika Anda tidak mengatakannya keras-keras maka tak seorang pun di sekitar anda yang tahu apa yang Anda pikirkan. Namun, bagaimanapun anda menyembunyikan sesuatu, Dia pasti mengetahuinya karena Dia selalu mengawasi dan melihat Anda sepanjang waktu. Bahkan ketika Anda berpikir Anda sendirian, Allah melihat Anda dan tahu segala sesuatu yang Anda lakukan dan fikirkan. 

Karena alasan ini, orang-orang baik, bahkan ketika mereka sendiri, mereka tidak berfikir, "Ya, tidak ada yang bisa melihat saya sekarang" dan kemudian melakukan hal yang salah. Mereka tahu bahwa Allah masih melihat dan mendengar mereka bahkan ketika tidak ada orang lain di sekitar. 

Referensi : 
Harun Yahya. Artikel: Allah Maha Pencipta Segalanya, Mei 2010.

Doa Untuk Rakyat Palestina

-- Doa Untuk Rakyat Palestina yang Dipanjatkan oleh Adnan Oktar dalam Siaran Langsung Wawancara dengan Malatya TV pada tanggal 7 Januari 2009 --

Semoga Allah menganugerahkan persatuan dan kesatuan kepada seluruh dunia Muslim.

Dan semoga Dia mengabulkan hal ini segera, insya Allah. Semoga Dia memunculkan Imam Mahdi (as). Semoga Dia menurunkan Nabi Isa (as), insya Allah. Semoga Dia mempercepat kemunculannya. Semoga Dia menghentikan seluruh perang dan penghancuran di dunia dan memperlihatkan kepada dunia indahnya keadilan dan akhlak mulia Muslim.

Semoga Allah mempersatukan saudara Yahudi kita, saudara Nasrani kita dan seluruh dunia Muslim dalam kedamaian, keamanan dan persaudaraan. Semoga Dia mengilhami kaum Muslim agar cenderung kepada persatuan dan kesatuan itu, dan sangat merindukan hal itu. Semoga Allah mengarahkan mereka untuk teguh menghindari perpecahan. Semoga Allah menjadikan mereka berjuang siang dan malam dengan kecintaan dan semangat besar demi persatuan dan kesatuan. Semoga Allah memberi balasan saudara-saudara Palestina kita dengan gelar syahid. Semoga Dia menjadikan mereka memasuki Akhirat sebagai syuhada. Semoga Dia menyembuhkan yang sakit. Semoga Allah memberi mereka kesabaran, keteguhan dan keberanian. Semoga Allah menjadikan kedzaliman orang-orang dzalim berbalik menimpa diri-diri mereka sendiri dan menggagalkan mereka dengan mengaburkan penglihatan mereka, mengaburkan perkiraan mereka, mengaburkan pemikiran mereka, mengaburkan hati mereka, membelenggu hati mereka dan membelenggu lidah mereka. Semoga Allah menghapuskan kedzaliman Zionis ateis dan Freemason ateis. Semoga Dia menganugerahkan persatuan, kesatuan dan ukhuwah kepada seluruh dunia Muslim dan menjadikan mereka hidup bersama dalam kedamaian Insya Allah. Kita telah memasuki masa yang sangat luar biasa, insya Allah. Kita berada dalam bulan Muharram, insya Allah. Semoga Allah menggunakan bulan ini, dengan keberkahannya, sebagai sebuah wahana. Semoga Dia tidak pernah menjadikan kita menyimpang dari jalan Nabi (saw). Semoga Dia tidak pernah menjadikan kita menyimpang dari nilai-nilai ajaran Al Qur'an, insya Allah. Semoga Dia menganugerahkan keberlimpahan, kedamaian, keberanian, sikap tidak berlebihan, keteguhan dan pantang menyerah di hadapan penderitaan serta akhlak mulia sejati kepada seluruh kaum Muslim insya Allah.


amiin.. ya Rabbal.. 'Alamiin..

Saturday, October 20, 2012

Renungan Hati dalam Sebuah Kisah

Ada dua orang bersaudara yang dilahirkan dan dibesarkan oleh orang tua yang sama, tetapi ketika dewasa kehidupan mereka bak bumi dan langit. Bahkan, perilaku dan nasib mereka sungguh jauh berbeda.

Yang bungsu adalah seorang pemabuk, penjudi, dan sering berbuat onar di keluarga dan masyarakat. Sedangkan kakaknya, si sulung, adalah seorang pengusaha sukses yang memiliki banyak perusahaan dan disegani oleh masyarakat karena sikapnya yang ramah dan suka menolong orang lain yang mengalami kesulitan.

Anda pasti bertanya tanya, mengapa dua orang yang berasal dari orang tua yang sama bisa tumbuh menjadi pribadi yang berbeda? Faktor apa yang memengaruhi kehidupan mereka?

Seorang psikolog yang penasaran mencoba mewawancarai mereka untuk mencari tahu latar belakang atau penyebab perbedaan tersebut.

Kepada si bungsu yang kehidupannya kacau balau itu sang psikolog bertanya, "Bagaimana kehidupan Anda bisa menjadi seperti ini? Faktor apakah yang membuat hidup Anda berantakan? Adakah tokoh atau figur yang memotivasi Anda untuk berantakan? Adakah tokoh atau figur yang memotivasi Anda untuk berbuat seperti ini?"

Laki laki itu (si bungsu) terdiam sejenak. "Ini semua karena ayah saya," jawabnya dengan lantang.

"Apa yang salah dengan ayah Anda?" tanya psikolog itu.

"Ayah saya yang memberi contoh kepada saya sehingga kehidupan saya menjadi seperti ini. Ia adalah seorang penjudi, pemabuk dan sering melakukan kekerasan kepada isteri dan anak anaknya. Jadi, tidak heran kalau hidup saya seperti ini," ungkap si bungsu seakan melemparkan semua kesalahan itu kepada ayahnya. 

Beberapa hari kemudian, sang psikolog mengajukan pertanyaan yang sama kepada si sulung yang hidupnya sukses dan memiliki keluarga yang bahagia. 

"Bagaimana hidup Anda bisa sukses seperti ini? Adakah orang yang sangat berpengaruh dalam kehidupan Anda?" 

"Ayah saya, dia adalah orang yang memotivasi saya untuk menjadi orang yang benar dan sukses. Sejak kecil saya sudah mengalami berbagai kepahitan akibat ulahnya yang kerap berjudi, mabuk mabukan dan tidak memiliki tanggung jawab terhadap keluarga. 

Karenanya, sejak saat itu saya berjanji kepada diri saya sendiri bahwa kelak saya tidak akan mengikuti jejak dan sikap ayah saya yang buruk itu," jelas si sulung yang menjadikan sikap ayahnya yang buruk itu sebagai sumber motivasi untuk melakukan perubahan dalam hidupnya.

"Di tangan orang-orang hebat, Kotoran bisa diubah menjadi pupuk."

☺ Motivasi Diri

Seseorang hadir di hidupmu karena sebuah alasan. Mereka datang menawarkan kebahagiaan dan juga kekecewaan. Ada yang hanya sesaat, tetapi ada pula yang setia setiap saat. Mereka datang silih berganti meninggalkan kisah yang terkadang perih. Namun percayalah, akan ada seseorang yang datang dan menetap sepanjang masa di hidupmu..

Allah sengaja membiarkanmu bertemu dengan beberapa orang yang salah, sebelum akhirnya mempertemukanmu dengan orang yang tepat, agar kamu bisa mensyukuri Karunia-Nya..

Janganlah terlalu bersedih atas masa lalu yang pernah terjadi pada dirimu. Dan cobalah menutup rapat-rapat dan mengikat masa lalumu dengan keikhlasan. Yang pergi biarlah pergi dan jangan kau ungkit kembali yang hanya akan membuatmu putus asa.
COBALAH UNTUK MEMBUKA LEMBARAN BARU & MELANGKAH MENUJU MASA DEPAN.
Jika kamu MENANGIS karena lelaki, berhenti dan cobalah untuk berfikir kembali. Adakah sebenarnya cinta dia yang kamu cari atau cintaNya? Adakah yang di dalam hatimu betul-betul cinta sejati atau hanya karena dia BERKATA-KATA MANIS? Adakah insan seperti ini yang kamu rasa bisa MEMIMPIN kamu kelak? Bisa MEYAYANGI kamu sepenuh hati, dan menerima apa-adanya kamu seandainya kamu CACAT CELA?

Jangan patah semangat karena hati yang tersakiti, mungkin itu ujian dari yang maha kuasa. Karena inilah jalan untuk memperbaiki diri, menjadi muslim yang terbaik. 

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengantikanya dengan yang lebih sholeh dan sholehah pada diri kita. (Aamiin..)

Melihat keatas, kita bisa memperoleh semangat untuk maju. Melihat kebawah, kita bisa bersyukur atas semua nikmat yang kita dapat. Melihat kesamping, kita memperoleh semangat Ukhuwah dan kebersamaan. Melihat kebelakang, sebagai pengalaman yang berharga. Melihat kedalam, untuk interospeksi diri.

Dibalik tangis itu ada kebahagiaan. Dibalik tangis itu ada senyuman. Dibalik tangis itu ada anugerah.. Alangkah bahagianya hati yang duka bisa menyanyikan lagu kebahagiaan dengan hati yang gembira. Bila ingin mendapatkan yang terbaik, maka ubahlah dirimu menjadi yang terbaik pula..